Oleh Ari Wibowo (Mahasiswa Tingkat Akhir Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta) Sören Kierkegaard (1813 - 1855) Pendahuluan “Kita semua tahu langkah apa untuk diambil dan langkah-langkah apa saja yang dapat diambil tapi tak seorang pun mengambil langkah-langkah itu.” [1] Kierkegaard melalui salah satu karyanya The Present Age, [2] menggambarkan apa yang disebutnya kondisi masa kini sebagai sebuah fase sejarah yang dibuka oleh Revolusi Perancis. Masa kini tak dipahami semata sebagai peristiwa sosial politik, melainkan perubahan yang berpengaruh secara mendalam pada setiap lapisan kehidupan dan pemikiran. Fase itu, lugasnya, lebih memperlihatkan sebuah metamorfosis yang kelak dituntaskan lewat suatu keutamaan tentang kesadaran diri manusia yang mencapai tingat mayoritas. [3] Perubahan itu tidak hanya mengimplikasikan ...
Arsip tulisan Khudori Husnan