Thomas Hobbes (courtesy:www.wikipedia.com) Hai kaum egois! Dalam kesendirian dan kesunyian malam di Februari yang dingin, dirimu mungkin pernah bertanya mengapa tindakanku harus sesuai dengan tata tertib dan harus pula mematuhi aturan-aturan yang berlaku? Kenapa gw ga boleh melakukan apa yang membuat gw senang, dan menciptakan hukum buat gw sendiri? Mengapa gw harus menerima adanya hak-hak orang lain dan diakui oleh hukum yang berlaku pula buat gw, dan saat yang sama mengakui kewenangan pihak lain membatasi ruang gerak gw untuk harus begini ga boleh begitu? Mengapa oh mengapa! Model-model pertanyaan di atas bisa dipastikan lahir dari mulut orang-orang yang menempatkan kepentingan diri di atas kepentingan orang lain. Dalam situasi sosial dipenuhi orang-orang yang memosisikan "diri sebagai panglima," bisa dipastikan bentrok akan sering terjadi, tawuran merebak di lorong-lorong kota, berita tentang kekacauan dan kerusuhan jadi santapan sehari-hari, jual-beli ...
Arsip tulisan Khudori Husnan