Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label franz magnis suseno

Mo, Maunya Apa Sih?

Temukan kata atau kalimat yang Anda anggap sebagai ide pokok tulisan, lalu tandai dengan stabilo dengan jenis warna yang telah Anda tentukan untuk jenis ide pokok tulisan. Ini salah satu pelajaran membaca yang saya dapat ketika belajar Metode Belajar dengan pengajar Prof. Dr. Franz Magnis-Suseno, SJ alias Romo Magnis. Secuil  kiat membaca di atas akan saya coba operasikan pada tulisan Magnis tentang Golput (Kompas, 12/03/2019) yang belakang viral serta menimbulkan reaksi macam-macam dari para pendukung golput , ada yang lucu, serius, bahkan ada yang kalang kabut. Warna tulisan Magnis adalah tipikal warna-warni moralitas dan itu sudah ditegaskan Magnis di awal-awal ketika Magnis bilang kewajiban memilih bukan kewajiban hukum melainkan kewajiban moral. Walhasil, tulisan setelah bagian itu menjadi penuh sesak oleh istilah-istilah "baik", "kurang baik", "lebih baik", buruk", "nilai", dan seterusnya.  Kata-kata vulgar yang disebar Magnis...

KETIKA API DAN BUKU BERTEMU

Waktu itu sekitar paruh terakhir tahun 2000. Aku tengah suntuk-suntuknya menuntut ilmu di salah satu perguruan tak jauh dari pemukiman padat penduduk di kawasan Rawasari, Jakarta . Salah seorang empu berrambut sebahu memberi tugas kepadaku, juga kepada murid-murid lain, untuk mengulas satu tulisan karangan seseorang bernama Melani Budianta. Tak lupa, empu berrambut sebahu, seperti sering dilakukannya, berbaik hati membagikan fotocopian tulisan Melani ke murid-muridnya. Seingatku tulisan Melani Budianta itu, yang maaf-maaf aku lupa judulnya,  bercerita tentang ‘takdir’ buku di era di mana mesin-mesin industri percetakan sangat berkuasa. Tulisanku sendiri menyoroti masalah pertautan antara kuasa dan pengetahuan di buku-buku. Uraian Melani yang menarik, menggelitik, dan ciamik, membuatku penasaran akan sumber asli tulisan tersebut. Ternyata tulisan Melani adalah salah satu dari sekian banyak tulisan-tulisan lain yang terhimpun dalam satu buku tebal berjudul “Bukuku Kakiku” terbitan...