Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Teman

Teman Kayak Pacaran (TKP) Penyair dan Tradisi Part II

Di catatan sebelum ini, ke hadapan Anda saya sajikan beberapa puisi dari Malkan Junaidi yang terkumpul di buku kumpulan puisi “Di Bawah Cahaya yang Terpancar dari Ingatan Terhadapmu”, yaitu “Ingatan Terhadapmu,” “Esai tentang Puisi,” dan “Chairil Anwar telah Runtuh.” Tiga puisi di atas cukup mengesankan karena berhasil menunjukkan tak hanya posisi kepenyairan Malkan Junaidi tapi lebih dari pada itu ketiga puisi nenyiratkan adanya pemaknaan atas hubungan antara seniman, khususnya penyair, dengan apa yang dikenal sebagai tradisi. Budi Darma di salah satu karangannya yang berjudul “Para Pencipta Tradisi” (dalam “Solilokui Kumpulan Esei Sastra,” Gramedia, 1984, hal 6 s.d 10) menulis begini; “Pengarang yang baik adalah pengarang yang dapat menciptakan tradisi. Tapi tunggu dulu. Untuk dapat menciptakan tradisi, seorang pengarang tentu mempunyai gagasan yang orisinal. Ketahuilah, tradisi hanya dapat dicipta dengan gagasan-gagasan demikian. Kecuali itu, pengarang ini juga mempunyai kepr...