Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label public

Belajar menjadi Penceramah (bagian 1 dari 4 catetan)

Dulu, saban malam Jumat, pesantren tempat saya mesantren di daerah Kadipaten, Majalengka Jabar, rutin menggelar apa yang disebut "khitobah" atau belajar ceramah. Sayangnya, dari puluhan kali malam Jumat hanya beberapa kali sempat saya ikuti kegiatan itu, sisanya kesempatan jadi penceramah muda, selalu saya gunakan untuk kabur, nongkrong sampai larut malam di Perempatan Kadipaten. Kenapa bisa sering kabur?  Tampaknya karena khitobah saat itu menurut saya lebih sekadar rutinitas belaka jadinya tidak menarik dan cenderung membosankan. Khitobah  bagi saya adalah seni berbicara di depan publik. Di belahan dunia Barat kegiatan itu serupa dengan disiplin "retorika" bentuk kuna dari seni berorasi atau sebutan lebih kekiniannya "public speaking";  retorika dalam sistem pendidikan Yunani Kuno (lewat kaum sophis) Abad Pertengahan, hingga puncaknya di era Romawi, ratusan tahun silam, termasuk kurikulum wajib dalam sistem pendidikan mereka (ter...