Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label rousseau

Negara Egois

Thomas Hobbes (courtesy:www.wikipedia.com) Hai kaum egois! Dalam kesendirian dan kesunyian malam di Februari yang dingin, dirimu mungkin pernah bertanya mengapa tindakanku harus sesuai dengan tata tertib dan harus pula mematuhi aturan-aturan yang berlaku? Kenapa gw ga boleh melakukan apa yang membuat gw senang, dan menciptakan hukum buat gw sendiri? Mengapa gw harus menerima adanya hak-hak orang lain dan diakui oleh hukum yang berlaku pula buat gw, dan saat yang sama mengakui kewenangan pihak lain membatasi ruang gerak gw untuk harus begini ga boleh begitu? Mengapa oh mengapa! Model-model pertanyaan di atas bisa dipastikan lahir dari mulut orang-orang yang menempatkan kepentingan diri di atas kepentingan orang lain. Dalam situasi sosial dipenuhi orang-orang yang memosisikan "diri sebagai panglima," bisa dipastikan bentrok akan sering terjadi, tawuran merebak di lorong-lorong kota, berita tentang kekacauan dan kerusuhan jadi santapan sehari-hari, jual-beli ...

Rousseau Tidak Suka Rusuh

J.J Rousseau (courtesy:www.wikipedia,com) Pernahkah dirimu merasa pengetahuan dan atau informasi yang kamu punya, tanpa kamu sadari, ternyata membatasi ruang gerakmu? Ambil contoh facebook yang saban hari kamu pantengin ini. Anggap facebook adalah sebuah lambang pergaulan sosial jaman kiwari. Dia yang tidak punya akun Fb akan dianggap terbelakang dan primitif. Setiap saat Fb memandumu. Menjadi kompas dalam kehidupan, menjadi pertimbangan utama dalam laku keseharian. Ada yang kosong di langit jiwa saat kamu sehari saja tidak log in ke Fb. Nun jauh di sana, seorang petani atau peternak kambing asyik dengan kesibukannya. Membajak sawah, mencari rumput untuk kambing, tidak mau pusing dengan hiruk pikuk yang berseliweran dari satu linimasa ke linimasa lainnya. Ibarat kata, petani kampung yang tak kenal Fb, hidupnya sederhana saja, seperti dinyanyikan Slank "asal ada babi untuk dipanggang// asal banyak ubi untuk kumakan// aku cukup senang// aku cukup senang// dan aku pun...